ISP ini Kenakan Biaya Pembatalan Sebesar 60 Juta

Logo Telkom Indonesia Logo Telkomsel Indosat Ooredo Ads

Pardeeville Area Shopper adalah sebuah kantor berita yang merupakan usaha keluarga yang dijalankan oleh Candace Lestina yang berlokasi di Wisconsin. Sama seperti semua bisnis , Shopper membutuhkan layanan internet, dan seperti kebanyakan bisnis di Amerika, Shopper berada di bawah wilayah ISP bernama Frontier.

Seperti dilansir dari Ars Technica, sebuah perusahaan ISP dilaporkan membebankan biaya pembatalan sebesar $ 4,300 dolar atau sekitar 60 juta kepada pelanggannya, meskipun ia beralih ke penyedia Internet yang berbeda karena layanan internetnya sering tidak dapat digunakan.

Layanan yang disediakan oleh Frontier sangat buruk, dalam waktu enam bulan Candace akan memasuki kontrak tiga tahunnya dengan Frontier. Namun, memutuskan untuk tidak menggunakan layanannya lagi, karena banyaknya gangguan dari seringnya pemadaman dan koneksi internet yang lambat. Oleh karena itulah Candace memutuskan untuk beralih ke penyedia jasa internet yang lain.

Hal yang mengejutkn muncul ketika Candace membatalkan layanannya, ia menerima tagihan “penghentian dini” dari Frontier dengan biaya sebesar 4,300 dolar atau sekitar 60 juta rupiah. Candace juga telah melakukan upaya untuk menawar biaya tersebut menjadi 500 dolar, tetapi perusahaan ISP itu menolak dan tetap bersikeras meminta jumlah penuh.

Candace mengatakan bahwa di dalam kontrak tidak ada pasal yang menjelaskan permasalahan terkait pemutusan layanan, tetapi Frontier bersikeras bahwa secara hukum Candace berkewajiban untuk membayarnya.

Candace menjelaskan kepada kantor berita lokal bahwa layanan Internet yang disediakan oleh Frontier kualitasnya terus menurun. Tentunya ini menjadi sebuah masalah besar bagi Candace, yang menjalankan surat kabar sendiri di Pardeeville, sebuah kota berpenduduk sekitar 2.000 orang.

“Saya melakukan segalanya sendiri. Saya membuat berita dan mendistribusikan koran sendiris,” jelasnya.

“Karena buruknya layanan yang disediakan Frontier, maka saya akan memiliki masalah dengan waktu di mana saya harus mengirim berita yang juga memiliki tenggat waktu yang sangat ketat, sementara internet saya tidak ada,” imbuhnya.

Untuk wilayah Pardeeville, pada situs web Frontier dicantumkan penawaran untuk paket layanan Internet DSL dengan kecepatan dari 3Mbps hingga 12Mbps, tetapi mereka tidak menyediakan koneksi menggunakan fiber optic yang umumnya hanya tersedia di kota-kota besar. Kecepatan DSL seringkali jauh lebih rendah daripada kecepatan yang diiklankan oleh penyedia.(hh)