Peneliti Ciptakan Penulis dari Sistem Kecerdasan Buatan

Logo Telkom Indonesia Logo Telkomsel Indosat Ooredo Ads

Sebuah tim peneliti yang telah membangun sistem kecerdasan buatan yang dapat membuat tulisan dan mereka mengatakan bahwa mereka menahan teknologi ini karena khawatir dapat digunakan untuk tujuan yang tidak baik.

Seperti dilansir dari BBC, tim peneliti itu berasal dari OpenAI, sebuah lembaga yang berbasis di San Francisco, lembaga penelitian ini didukung oleh tokoh-tokoh Silicon Valley termasuk Elon Musk dan Peter Thiel.

Di lembaga tersebut para peneliti melakukan penelitian baru bagaimanan menggunakan sistem pembelajaran mesin untuk menciptakan sistem yang mampu menghasilkan bahasa alami, tetapi dengan melakukan hal tersebut mereka menyatakan kekhawatiran bahwa sistem tersebut dapat digunakan untuk memproduksi secara massal berita palsu yang terlihat meyakinkan.

Para peneliti di OpenAI mengatakan sistemnya mampu menghasilkan artikel yang koheren, dengan menggunakan subjek apa saja, yang hanya membutuhkan informasi singkat. Sistem kecerdasan buatan itu tidak diawasi, artinya tidak perlu dilatih ulang untuk membuat artikel dengan topik yang berbeda.

Sistem tersebut membuat sebuah artikel dengan menggunakan data yang diambil dari sekitar 8 juta halaman situs web. Untuk memberikan masukan pada sistem, tim peneliti telah menciptakan metode baru yang secara otomatis dapat menemukan konten berkualitas di internet.

Alih-alih mengambil data dari web tanpa pandang bulu, yang tentunya akan memberikan banyak informasi berantakan, sistem hanya akan melihat halaman yang diposting ke situs berbagi tautan Reddit. Data yang diambil hanya yang menyertakan tautan yang memiliki skor “karma” 3 atau di atasnya, itu artinya setidaknya ada tiga orang yang telah menganggap konten itu berharga.

Sistem kecerdasan buatan kemudian membuat artikel kata demi kata. Kalimat atau tulisan yang dihasilkan seringkali koheren, jadi jarang tulisan itu benar, semua kutipan dan atribusi dibuat oleh sistem. Tulisan yang dihasilkan didasarkan pada informasi yang sudah dipublikasikan secara online, tetapi komposisi informasi tersebut dimaksudkan untuk menjadi unik.

Terkadang sistem mengeluarkan bagian-bagian tulisan yang tidak masuk akal secara struktural, atau mengandung ketidakakuratan yang membuat tulisan terlihat lucu.

Dalam sebuah uji coba yang diperlihatkan kepada BBC, sistem kecerdasan buatan itu menulis bahwa unjuk rasa diorganisir oleh seorang pria bernama “Paddy Power”, yang dikenal oleh banyak orang di Inggris sebagai toko dimana orang melakukan taruhan.

Jadi, seberapa bagus itu tulisan atau kalimat yang dapat dibuat oleh OpenAI, berikut adalah hasil uji coba yang dilakukan oleh BBC terhadap sistem kecerdasan buatan tersebut.

Paragraf pertama yang dicetak tebal adalah tulisan yang ditulis oleh manusia. Sisanya dihasilkan oleh teknologi OpenAI. Sistem bekerja kata demi kata, dan setiap penambahan baru dihasilkan berdasarkan semua data yang ada sebelumnya.

(hh)