Laporan Pilkada Pada Aplikasi Qlue Merupakan Bentuk Kepedulian Masyarakat

Logo Telkom Indonesia Logo Telkomsel Indosat Ooredo Ads

Jakarta – Hari ini, Jumat (17/02/17), MASTEL dan Qlue mempublikasikan hasil pengawasan PILKADA Serentak 2017 yang bertempat di kantor MASTEL, Jl. Tambak Raya No. 61, Pegangsaan, Jakarta Pusat.

Pada kegiatan tersebut Ketua Bidang Kebijakan Strategis Mastel Teguh Prasetya menyampaikan laporan Pilkada Serentak 2017. Laporan tersebut diperoleh dari masyarakat yang dilaporkan melalui aplikasi Qlue dari mulai tanggal 1 Desember 2016 hingga 16 Februari 2017.

Laporan yang masuk bukan saja mengenai pelanggaran, tapi banyak pengaduan dari masyarakat yang ditemukan baik sebelum dan sesudah pemilihan berlangsung.

Jumlah laporan yang masuk sebanyak 803 aduan, dimana sebanyak 83,1 persen mengenai atribut kampanye. Sebanyak 99 persen laporan masuk berasal dari Provinsi DKI Jakarta dan 1 persennya daerah sekitar Jakarta (Bekasi, Depok, Kota Tangerang dan Tangerang Selatan).

“Masyarakat sangat berharap Pilkada Serentak 2017 berlangsung lancar, kalaupun ada laporan pengawasan yang masuk melalui aplikasi Qlue agar disikapi dengan baik sebagai bentuk kepedulian Masyarakat terhadap lingkungannya,” ujar Ketua Umum MASTEL Kristiono.

“Pelanggaran atau tidak, Itu domainnya Bawaslu. Aplikasi hanya menjadi media pelaporan”, lanjutnya.

Pada kesempatan yang sama CMO Qlue Ivan Tigana mengharapkan data-data yang masuk dari warga melalui dapat digunakan sebagai rekomendasi dalam mengadakan Pemilu yang akan datang.

“Dari awal kami meluncurkan label pengawasan pilkada, misi kami adalah bersama warga mengawal pesta demokrasi”, jelas Ivan.

“Dengan adanya data ini, kami berharap Pilkada Serentak berikutnya dapat berjalan dengan lebih baik yang tentunya ditandai dengan semakin menurunnya jumlah laporan masyarakat”, pungkasnya.

Teguh juga menyampaikan bahwa kedepannya akan ada pengembangan pada dashboard dan aplikasi Qlue. Hal tersebut dilakukan untuk memudahkan pengawasan pada Pilkada putaran kedua nanti.

Hingga saat ini aplikasi Qlue sendiri telah diunduh oleh 600.000 pengguna di seluruh Indonesia. Berikut beberapa keunggulan dari aplikasi Qlue:

  1. Qlue bisa digunakan di seluruh Indonesia.
    Aplikasi Qlue sudah terintegrasi dengan beberapa Pemerintah Kota/Kabupaten terkait tindak lanjut laporan warga lewat Qlue. Partner Qlue hingga saat ini yaitu DKI Jakarta, Manado, Probolinggo, Kota Bima, dan kota-kota lainnya.
  2. Location & Real Time Based
    Setiap postingan Qlue disertai dengan geo-tagging (location based) sistem, sehingga setiap postingan terjamin keakuratan lokasinya yang juga dilengkpai dengan foto yang diharuskan realtime.
  3. Terintegrasi dengan Mycity.qlue.id (Intelligent Town Dashboard)
    Setiap postingan Qlue terutama laporan permasalahan akan terintegrasi dengan sebuah Smart Dashboard yaitu MyCity.qlue.id. Smart dashboard ini memiliki analitik sistem.
  4. Fokus kepada lingkungan sampai tingkat Kelurahan
    Sistem kerja Qlue yang mengidentifikasi penggunanya berdasarkan kelurahan, membuat interaksi lebih fokus, kuat dan tepat. Pengguna lebih mudah merasakan impact penggunaan aplikasi Qlue. (hh/ar)