Listrik Kembali Pulih Setelah 12 Jam Pemadaman

Logo Telkom Indonesia Logo Telkomsel Indosat Ooredo Ads

Setelah terjadinya 12 jam pemadaman yang terjadi pada hari Minggu, sebagian besar aliran listrik telah kembali di ibukota, Jakarta, dan juga kota-kota terdekat disekitarnya. Pemadaman yang terjadi berdampak pada jaringan telepon seluler dan juga jalur Communter serta MRT.

Menurut pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN). terjadinya pemadaman tersebut disebabkan oleh masalah teknis. Gangguan terjadi mulai tengah hari pada hari Minggu dan perlahan listrik berhasil dipulihkan sembilan jam kemudian.

“Proses pemulihan saat ini masih berlangsung dan memang tidak bisa normal kembali dengan cepat, tetapi secara bertahap kami akan terus mencoba untuk menormalkan dengan upaya maksimal,” ujar Sripeni Inten Cahyani, Pejabat Lepala Eksekutif PLN, dalam sebuah pernyataan.

Selain diakibatkan oleh masalah teknis, jaringan listrik dapat dilumpuhkan oleh peretas. Hal ini sebenarnya tidak mengagetkan karena listrik merupakan fasilitas yang sangat penting di semua negara.

Sekitar tahun 2008, analis CIA Tom Donahue pernah menjelaskan serangan via internet yang mengakibatkan lumpuhnya jaringan listrik di sejumlah kota. Ini benar-benar pernah terjadi walaupun ia menegaskan kejadian tersebut bukan di Amerika Serikat.

Tom sendiri tidak menyebutkan nama kota atau negara mana yang pernah menjadi korban. Ia hanya menjelaskan bahwa kejadian itu merupakan upaya penjahat siber untuk melakukan pemerasan.

Sementara itu Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara pun turut mengomentari persoalan tersebut. Dikarenakan imbas pemadaman yang berdampak pada sektor layanan telekomunikasi.

Layanan telekomunikasi tidak bisa dirasakan karena Base Transceiver Station (BTS) yang biasanya dipasok listrik dari PLN tidak terpenuhi, sehingga layanan mulai dari telepon, SMS, hingga internet mengalami hambatan untuk diakses.

“Karena BTS itu dipasok PLN, dia juga disediakan UPS (Uninterruptible Power Supply). UPS berfungsi 3-4 jam. Kemudian untuk Hub perantaranya BTS itu Hub pakai genset. Jadi, UPS mati jadi gak terpasok listrik dan yang hidup hanya Hub,” jelasnya, seperti dikutip dari detikinet.com.

Pemadaman listrik memang sering terjadi wilayahdi Jakarta dan sekitarnya, tetapi pemadaman yang terjadi pada hari Minggu bisa dibilang yang sangat panjang. Sementara Bandara Internasional Soekarno Hatta tidak terpengaruh, dan rumah sakit menggunakan generator listrik cadangan.

Selain itu, dampak terjadinya pemadaman membuat lampu lalu lintas mati di beberapa wilayah ibukota, dimana hal ini memperburuk kemacetan di Jakarta yang sudah terkenal macet.(hh)