Ponsel Android Sekarang Dapat Buktikan Apakah Penggunanya Telah Divaksin Covid-19

logo huawei

Perangkat Android telah menerima fitur baru yang menunjukkan apakah pengguna telah menerima kedua dosis vaksin untuk Covid-19. Perusahaan asal Kalifornia tersebut mengungkapkan dalam sebuah tulisan di blog mereka bahwa mereka telah mulai meluncurkan fitur baru yang disebut Kartu COVID. Google menggambarkan ini sebagai cara sederhana dan aman untuk mengakses informasi mengenai vaksinasi Covid-19.

Seperti dilansir dari The Express, fitur kartu COVID ini dapat diakses melalui pintasan di Layar Beranda Android dan bahkan dapat dilihat saat perangkat offline, sehingga berguna jika pengguna berada di luar negeri dan tidak suka membebani tagihan roaming yang besar dari penyedia seluler. Fitur ini juga akan bekerja pada berbagai perangkat Android, mulai dari Android 5 dan versi yang terbaru.

Kartu COVID tersebut akan menampilkan informasi dasar mengenai penggunanya, penyedia layanan kesehatan, dan vaksinasi atau tes COVID yang telah dilakukan oleh penggunanya.

Di dalam blognya Google menjelaskan fitur tersebutg, Google mengatakan bahwa pengembang dari organisasi kesehatan, lembaga pemerintah, dan organisasi yang diberi wewenang oleh otoritas kesehatan masyarakat untuk mendistribusikan vaksin dan / atau tes COVID akan memiliki akses ke API ini untuk membuat versi digital dari vaksini COVID atau informasi hasil tes.

Untuk saat ini fitur Kartu COVID untuk Android hanya tersedia di Amerika, tetapi akan secepatnya diluncurkan ke negara lain.

Kartu COVID akan menampilkan nama pasien, jenis vaksin yang diterima, dan tanggal pemberian. Ini juga akan menampilkan kode QR dan menampilkan rincian lebih lanjut, seperti penyedia vaksin dan nomor lot untuk dosis.

Google juga mengatakan bahwa Informasi vaksinasi dan tes COVID pengguna disimpan di perangkat Android mereka. Jika pengguna ingin mengakses informasi ini di beberapa perangkat, pengguna harus menyimpannya secara manual di setiap perangkat. Google tidak menyimpan salinan vaksinasi COVID atau informasi hasil tes pengguna.

Google mengatakan bahwa kartu COVID tidak dibagikan oleh Google dengan pihak ketiga dan tidak digunakan untuk iklan. Mereka juga mengatakan kunci layer diperlukan untuk menggunakan fitur Kartu COVID. Ini untuk keamanan tambahan dan untuk melindungi informasi pribadi.(hh)

%d bloggers like this: