Ponsel Mimpi Buruk Privasi dan Keamanan

Logo Telkom Indonesia Logo Telkomsel Indosat Ooredo Ads

Dr Augustine Fou seorang peneliti keamanan siber dan penipuan melalui iklan, menjelaskan banyak alasan bahwa ponsel pintar terus menerus dibayangi oleh kasus-kasus keamanan siber.

Seperti dilansir dari Exchangewire, sebagai seorang peneliti keamanan siber, ia telah melihat banyaknya serangan siber dalam kehidupan nyata. Berikut ini beberapa hal yang dapat diwaspadai dan dapat memberikan peluang adanya serangan siber yang dapat membahayakan keamanan dan privasi.

Keyboard

Bagaimana jika aplikasi keyboard yang kita unduh dan pasang serta kita berikan izin secara sukarela mencatat semua yang kita ketikkan, termasuk nama pengguna dan kata sandi? Ini akan benar-benar dilakukan oleh beberapa plikasi, dan kita telah memberi mereka izin untuk mengirimkan data kembali ke server merek dengan alasan untuk membantu mereka meningkatkan layanan.

Jadi jangan anggap remeh hal-hal seperti ini. Mungkin kita dapat mengingat kembali kasus pengambil alihan akun Instagram para selebriti. Itu bukan peretasan yang canggih, karena bisa saja para selebritas dan milenial yang menggunakan Instagram adalah mereka yang juga menggunakan aplikasi keyboard dari pihak ketiga. Tanpa mereka sadari secara efektif telah memberikan para peretas akses ke akun Instagram mereka, tanpa sepengetahuan mereka. Selain itu aplikasi keyboard juga melihat URL yang pengguna ketikkan saat merka menjelajah internet, termasuk situs porno, situs kencan, dan semua yang ada di antaranya.

Jadi untuk lebih amannya gunakan aplikasi keyboard bawaan yang sudah terpasang di ponsel pintar.

Aplikasi Kamera

Sama halnya dengan aplikasi keyboar, aplikasi kamera pun dapat digunakan oleh peretas untuk mengunduh foto selfie pengguna dan mengirimkannya ke server mereka. Tanpa mereka sadari, mereka telah secara sukarela berbagi banyak fotoi diri mereka, yang nantinya dapat digunakan untuk membuka kunci ponsel. Sebagian besar ponsel tidak memiliki atau menggunakan kamera pengindra inframerah untuk memverifikasi wajah, seperti iPhone terbaru. Dan telah menunjukkan bahwa sistem pengenalan wajah di Android telah tertipu. Dan jangan lupa, aplikasi kamera memiliki akses ke semua foto pengguna.

Jadi pastikan hanya menggunakan aplikasi kamera bawaan yang sudah terpasang pada ponsel pintar.

Aplikasi Permainan

Aplikasi permainan yang dipasang oleh anak-anak bisa saja ada iklan tersembunyi dan juga merekam lokasi, giroskop, dan data accelerometer ketika seseorang memainkan permainan. Selain penipuan melalui iklan sederhana dengan memuat tayangan iklan di latar belakang aplikasi permainan berbahaya bahkan dapat melakukan pembelian dalam game kecil dari diri mereka sendiri dan akan menggunakan bentuk pembayaran apa pun yang telah disimpan pengguna di perangkat.

Untuk itu perlu dipantau dan dibatasi kemampuan anak-anak untuk mengunduh aplikasi. Orang tua juga harus berada di sana ketika mereka melakukannya dan memeriksa izin apa yang diberikan ke aplikasi. Jika kitaa melihat sesuatu yang aneh, tolak izin dan segera hapus aplikasi.

Aplikasi SMS

Aplikasi chatting, SMS, dan komunikasi lainnya, ada yang bisa memantau kode otentikasi dua faktor dan melakukan penyadapan, sehingga dapat masuk ke rekening bank, PayPal, atau apa pun yang disimpan pengguna di ponsel pintar mereka. Karena pengguna telah memberikan izin untuk membaca, menghapus, mengirim dan menerima pesan SMS. Bahkan aplikasi ini dapat mendengarkan setiap percakapan dan mengirim cuplikannya atau seluruh percakapan kembali ke server.

Pastikan untuk menggunakan aplikasi SMS bawaan yang sudah terpasang di ponsel pintar.

Apliksi Anti Malware

Bagaimana jika aplikasi anti-malware, anti-virus, cleaner, dan optimisasi yang kita instal pada perangkat seluler dan kita berikan hak istimewa admin kepada aplikasi tersebut yang sebenarnya adalah malware itu sendiri.

Hal seperti ini sudah pernah terjadi, pada kasus malware yang menggunakan nama Avast. Dengan adanya hak istimewa admin tersebut, mereka dapat melihat aplikasi lain yang diinstal atau dijalankan pada perangkat pengguna, bahkan mereka dapat mengunduh dan menginstal yang baru.

Kebanyak dari malware dapat menyembunyikan aplikasi dari tampilan normal, dan bahkan membuat ikon aplikasi yang tidak terlihat sehingga pengguna bahkan tidak menyadarinya. Kita dapat perhatikan bahwa ponsel terus panas, atau baterai habis sebelum makan siang, atau paket internet menjadi cepat habis habis.

Untuk menghindari terkena malware pastikan tidak mengunduh aplikasi yang mencurigakan, maka apabila kita selalu berhati-hati dari memasang aplikasi kitada tidak akan memerlukan aplikasi anti-malware.(hh)