Pulau kecil Ini Dapatkan Kekayaannya Dari Menjual Nama Domain

Logo Telkom Indonesia Logo Telkomsel Indosat Ooredo Ads

Memiliki alamat di Pulau Karibia mungkin tidak sepopuler alamat-alamat yang ada di negara-negara majua di dunia. Namun penjualan nama domainnya mampu mengalahkan Cina, Jerman dan Inggris. Misalnya dari penjualan domain .ai saja pada tahun 2019, mereka telah berhasil meraup keuntungan sebesar 3 juta poundsterling atau sekitar lebih dari 50 milyar Rupiah.

Seperti dilansir dari Dailymail, setiap tahunnya pusat atau organisasi pendaftaran domain di Inggris, Nominet mengeluarkan peta dunia yang diskalakan bukan untuk keperluan geografi, melainkan negara-negara dengan nama domain yang paling banyak terdaftar.

Mungkin pernah kita ingin membuat situs web, tetapi berpikir menggunakan ‘.com’, ‘.co.negara’ atau ‘.org’ terdengara terlalu umum. Jadi alternative lainnya adalah memilih nama domain yang sedikit aneh untuk situs web mereka, mungkin menggunakan nama domain ‘.me’ misalnya.

Namun, karena nama domain seperti ini milik masing-masing negara, maka secara tidak langsung telah menciptakan semacam perdagangan yang menguntungkan dalam penjualan domain kode negara dan beberapa negara yang kurang dikenal bahkan telah menghasilkan jutaan dolar dari penjualan nama domain mereka.

Pada peta untuk tahun 2019 berisi beberapa negara yang mungkin banyak orang menyangka akan menjadi salah satu penjual terbesar seperti Cina, Jerman, Inggris. Tetapi ternyata didalamnya juga masuk negara-negara yang mungkin terlihat aneh beberapa negara yang mungkin kita tidak pernah mendengarnya.

Ada juga beberapa kepulauan di lepas pantai timur wilayah Selandia Baru bernama Tokelau. Diperlukan perjalanan dengan waktu 24 jam dengan kapal dari Samoa, yang terdiri dari tiga atol karang yang hanya mencakup empat mil persegi di Pasifik Selatan, tetapi ada 25,1 juta domain yang sangat besar yang paling banyak terdaftar menggunakan alamat domain ‘.tk’. Dengan kondisi seperti membuat Cina berapa pada tempat kedua.

Hal Ini kemungkinan karena kenyataan bahwa tidak ada domain kadaluarsa yang pernah dihapus, sementara pengguna dapat mendaftarkan domain secara gratis. Di bawah pendaftaran gratis, pengguna secara efektif menyewa domain daripada memilikinya, tetapi Anda bisa mendapatkan hak penuh dengan membayar domain.

Tidak jelas berapa banyak uang yang dihasilkan oleh ketiga kepuluaan kecil itu setiap tahunnya dari penjualan domain ‘.tk’, tetapi pada 2007 saja telah meningkatkan PDBnya lebih dari 10 persen melalui registrasi ‘.tk’.

Walaupun demikian, mereka masih memiliki ekonomi terkecil di dunia. Tapi tidak dapat dipungkiri bahwa ini merupakan contoh yang memperlihatkan banyak negara kecil yang juga telah mengambil keuntungan dari penjualan domain populer, dengan beberapa menghasilkan jutaan dolar dari menjualnya.(hh)