Ini Satu-satunya Startup Indonesia yang Hadir di MWC Barcelona

Logo Telkom Indonesia Logo Telkomsel Indosat Ooredo Ads

Perhelatan Mobile World Congress 2016 yang berlangsung di Barcelona pada 22-25 Februari lalu merupakan ajang eksebisi internasional yang menjadi kiblat industri mobile. Segala yang berkaitan dengan teknologi dan inovasi terbaru di dunia mobile semuanya dihadirkan di sini.

Para pemain di industri seperi penyedia infrastruktur telekomunikasi, operator, hingga para developer pun bergabung di acara yang diselenggarakan di gedung eksebisi Fira Gran Via ini. Namun satu yang menarik sekaligus membanggakan, yakni hadirnya aplikasi buatan Indonesia yakni Clean Messaging. Aplikasi yang bertugas untuk memfilter spam untuk mobile ini merupakan hasil karya dari dua developer Anton Nasser dan R. Ari Sudrajat. Startup mereka merupakan satu-satunya peserta dari Indonesia yang mengikuti ajang MWC 2016.

“Kami sudah coba cari orang lain dari Indonesia lewat fitur pencarian ekshibitor di situs MWC, untuk cari teman, tapi tidak ketemu,” ujar Ari seperti dilansir dari KompasTekno (24/2).

Ari menyayangkan sikap dari pemerintah Indonesia yang tidak berinisiatif mendukung startup-startup untuk tampil di ajang sebesar MWC 2016 ini. Menurutnya, pemerintah negara lain saja banyak menyewa sebuah paviliun untuk menampilkan para pelaku di industri ini khusus dari negara mereka saja. Padahal, menurut dia, acara demikian bisa mendorong perkembangan usaha, baik yang masih kecil maupun sudah besar dengan mempertemukan mereka dengan para pelaku industri lain dari seantero belahan dunia.

 

Aplikasi yang Lebih Unggul

Aplikasi ini diharapkan dapat diterima dan membantu pengguna smartphone yang sering terganggu oleh SMS spam seperti, tawaran kartu kredit, sms “mama minta pulsa”, sms promo, dan sebagainya. Clean Messaging ternyata sudah digunakan dari berbagai negara seeperti Amerika, India, Turki, United Kingdom, Pakistan, Hongkong, Malaysia, South Afrika, dan Brazil. Menurut Ari, sebenarnya setiap ponsel Android sudah diberikan fitur yang berguna untuk memblokir SMS spam, namun hasilnya masih belum maksimal dan belum akurat.

“Setelah dilakukan test perbandingan terhadap Clean Messaging dan Anti Spam buatan google, ternyata Clean Messaging hasilnya jauh lebih akurat. Clean Messaging berhasil dengan tepat memblok 100% sms spam dan iklan, sedangkan google hanya tepat sekitar 50%,” kata Ari.

 

Perkenalkan Startup Indonesia di Ajang MWC 2016

Karena aplikasi yang sudah banyak dipakai oleh beberapa negara serta memiliki performa yang lebih baik dari buatan perusahaan teknologi besar sekelas Google, akhirnya Clean Messaging memberanikan diri untuk mengikuti ajang prestisius yang diadakan di Barcelona ini.

Meskipun mengeluarkan uang yang tidak sedikit untuk menyewa booth yang hanya berukuran kurang dari 9 meter persegi, dua developer kebanggaan Tanah Air ini tetap semangat untuk memperkenalkan aplikasinya yang baru berumur 4 bulan tersebut. Menurut Ari, mereka mengikuti ajang MWC ini adalah untuk membidik target-target seperti mencari dukungan investor yang berguna untuk meningkatkan pertumbuhan perusahaan agar bisa berkembang dengan cepat. Sebelumnya mereka hanya mengandalkan usaha content provider untuk memberikan pemasukkan dalam merintis Clean Messaging ini. [MFHP]