Survei Kepemilikan Smartphone, Indonesia Ada di Peringkat ke-24

Logo Telkom Indonesia Logo Telkomsel Indosat Ooredo Ads

Teknologi seluler telah menyebar dengan cepat di seluruh dunia. Saat ini, diperkirakan lebih dari 5 miliar orang memiliki perangkat seluler, dan lebih dari setengah koneksi ini adalah ponsel pintar.

Seperti dilansir dari situs web Pew Research Center, sebuah lembaga penelitian di Amerika Serikat, mereka baru saja menerbitkan laporan dari hasil survei yang dilakukannya. Survei tersebut melibatkan 30.133 orang responden di 27 negara yang dilakukan pada 14 Mei sampai 12 Agustus 2018.

Hasil laporan itu berisi tentang negara dengan orang dewasa terbanyak yang menggunakan ponsel pintar. Orang-orang di negara maju lebih cenderung memiliki ponsel pintar dan menggunakannya untuk mengakses internet dan media sosial.

Sementara di negara berkembang masih belum semuanya bisa mengakses internet melalui ponsel, karena koneksi internet yang masih belum merata. Misalnya, rata-rata 76 persen di 18 negara maju yang disurvei memiliki ponsel pintar, dibandingkan dengan rata-rata 45 persen di negara berkembang.

Kepemilikan ponsel pintar sangat bervariasi di setiap negara, bahkan di negara maju. Sementara sekitar sembilan dari sepuluh atau lebih warga Korea Selatan, Israel, dan Belanda memiliki ponsel pintar, tingkat kepemilikan lebih dekat dengan enam dalam sepuluh di negara-negara maju lainnya seperti Polandia, Rusia, dan Yunani.

Di negara berkembang, tingkat kepemilikan ponsel pintar bervariasi secara substansial, dari yang tertinggi 60 persen di Afrika Selatan dan Brasil hingga hanya sekitar empat dari sepuluh orang di Indonesia, Kenya dan Nigeria. Di antara negara-negara yang disurvei, kepemilikan terendah di India, di mana hanya 24 persen yang dilaporkan memiliki ponsel pintar.

Hasil Surey Kepemilikan Ponsel Pintar

Berdasarkan hasil survei tersebut, di Indonesia saat ini, 45 persen pria memiliki ponsel pintar, sementara wanita 39 persen. Kesenjangan 6 poin persentase ini hampir identik dengan kesenjangan 4 poin yang terlihat pada tahun 2013, ketika 13 persen pria dan 9 persen wanita memiliki ponsel pintar.

Sementara untuk penggunaan media sosial di Indonesia, hampir tiga dari empat orang dewasa (72 persen) dengan pendidikan menengah atau lebih banyak menggunakan situs media sosial seperti Facebook dibandingkan dengan sekitar seperempat orang dewasa dengan tingkat pendidikan yang lebih rendah (23 persen), selisih 49 poin persentase.

Untuk pertumbuhan pengguna ponsel pintar di Indonesia lumayan tinggi. Untuk pemakai dengan usia 18-34 tahun kepemilikan smartphone meningkat dari 39 persen menjadi 66 persen dari 2015-2018. Sementara untuk pengguna ponsel pintar berusia di atas 50 tahun juga meningkat dari 2 persen pada 2015 menjadi 13 persen pada 2018.(hh)

Sumber