Coronavirus Sebabkan Permintaan Komputer Tablet di Tiongkok Meningkat

logo huawei

iPad buatan Apple telah lama mendominasi dunia tablet, tetapi tampaknya baru-baru ini di Tiongkok, permintaan untuk iPad meningkat drastis. Seperti yang dilaporkan oleh DigiTimes, mereka mengklaim bahwa ada peningkatan drastis untuk permintaan computer tablet di wilayah tersebut karena wabah Coronavirus.

Seperti yang mungkin kita ketahui, berjangkitnya Coronavirus telah mengakibatkan banyak pabrik dan bisnis tutup sementara sebagai bentuk updaya dari pemerintah Tiongkok untuk menahan penyebaran wabah vrius. Namun, karena bisnis tidak dapat sepenuhnya ditutup, banyak bisnis yang menggunakan skenario kerja jarak jauh, di mana karyawan dapat tetap bekerja dari rumah.

Dampak dari adanya perubahan skenario dalam bekerja tersebut, sehingga berdampak pada peningkatan permintaan untuk perangkat portabel seperti computer tablet khususnya untuk iPad. Perangkat ini banyak dipilih karena memang merupakan perangkat yang ideal bagi para pekerja dan siswa untuk terus menjadi produktif bahkan saat berada di rumah.

DigiTimes juga melaporkan bahwa sebagai akibat dari meningkatnya permintaan atas computer tablet, sehingga banyak pengecer online telah menjual habis stok komputer tablet mereka, dan mereka yang masih memiliki sisa stok menaikkan harga mereka dengan memanfaatkan kekurangan stok tersebut.

Pengecer online menjual perangkat iPad 32GB dan 128GB 10,2 inci seharga 2.499 yen atau sekitar 355,5 dolar dan 3.099 yen per unit, masing-masing lebih mahal 200 yen dan 100 yen lebih tinggi daripada yang ditawarkan di toko resmi Apple untuk model yang sama.

Saat ini, untuk tablet Huawei sebagian besar diproduksi oleh DOM Cina Wingtech, Longcheer dan Huaqin, yang sebagian besar pabriknya berada di provinsi Guangdong dan Tiongkok timur, produksi mereka berjalan pada 50-60 persen.

Sementara untuk iPad, mereka dirakit oleh Compal Electronics dan Foxconn yang berbasis di Taiwan, pabrik mereka berada di kota Chengdu, Tiongkok Barat Daya, yang bertanggung jawab untuk iPad generasi awal dan yang kedua untuk model kelas atas iPad Pro, iPad Air dan iPad mini . Pabrik mereka beroperasi dengan utilisasi kapasitas sekitar 30 persen.

Sebelumnya juga telah dilaporkan bahwa perusahaan seperti Apple berpotensi mendapatkan manfaat dari coronavirus, di mana beberapa orang telah memperkirakan bahwa adanya kemungkinan peningkatan dalam bentk pengeluaran di App Store karena semakin banyak orang yang terpaksa tinggal di rumah dan perlu mencari cara hiburan alternatif.(hh)