Inilah Sebabnya Kenapa Drive “C” Menjadi Default Drive Pada Sebuah Komputer

Logo Telkom Indonesia Logo Telkomsel Indosat Ooredo Ads

Apabila kita berbicara mengenai komputer, maka Microsoft Windows adalah sistemm operasi yang paling banyak digunakan oleh pengguna komputer. Mungkin pernah terbesit dalam pikiran kita sebuah pertanyaan, kenapa default drive di komputer yang menggunakan Windows adalah drive C?

Ada sebuah masa dimana komputer menjadi sebuah barang mewah yang tidak dimiliki oleh setiap orang. Hanya prusahaan – perusahaan atau lembaga – lembaga pemerintahaan saja yang menggunakannya. Namun, masa – masa itu kini telah berlalu, saat ini komputer sudah menjadi bagian dari kebutuhan hidup manusia. Komputer memiliki peranan besar dalam membuat hidup kita menjadi lebih mudah.

Inilah Sebabnya Kenapa Drive “C” Menjadi Default Drive Pada Sebuah Komputer

Setelah drive C, drive selanjutnya diberi label D, E dan seterusnya. Sebagai tambahan, ketika menghubungkan flash disk maka kita akan mendapatkan drive F dan G. Lalu bagaimana dengan drive A dan B?

Ada baiknya kita mengingat kembali generasi awal dari komputer. Kala itu, komputer tidak memiliki tempat penyimpanan dengan kapasitas yang besar. Hard disk baru menjadi standar pada sebuah komputer mulai tahun 1980. Sebelum adanya hard disk, floppy disk merupakan tempat penyimpanan yang digunakan oleh para pengguna komputer.

Inilah Sebabnya Kenapa Drive “C” Menjadi Default Drive Pada Sebuah Komputer

Bahkan floppy disk menjadi perangkat penyimpanan utama yang telah digunakan sejak hadirnya di tahun 1960. Waktu itu, floppy disk tersedia dalam dua ukuran, ukuran 5 ¼ dan 3 ½. Nah, dua drive yang digunakan diberi label Disk Lokal (A) dan Disk Lokal (B).

Jadi, sebelum muncul hard disk sebagai tempat penyimpanan utama yang menggunakan drive C, drive A dan B telah digunakan untuk kedua ukuran floppy disk yang digunakan sebagai perangkat penyimpanan kala itu.

Oleh karena saat ini floppy disk sudah tidak digunakan lagi, maka kita tidak melihat lagi adanya Local Disk (A) dan Local Disk (B) di sistem operasi Windows. Namun, pengguna komputer masih bisa menggunakan label A dan B sebagai awal drive melalui menu Disk Management Option yang tersedia di Windows.(hh)