Jutaan Pengguna akan diblokir dari Microsoft Office 365

logo huawei

Jutaan pemilik PC akan mendapatkan diri mereka diblokir dari Microsoft Word, Outlook, dan Powerpoint pagi ini. Kecuali mereka yang telah mengikuti saran sederhana dari Microsoft. Dimana setelah itu Microsoft mengeluarkan peringatan baru yang mengagetkan.

Seperti dilansir dari The Express, para pengguna Microsoft 365 berisiko kehilangan akses ke aplikasi atau layanan popular milik Microsoft seperti Microsoft Word, Outlook, Powerpoint, dan lainnya. Hal ini dkarenakan Microsoft telah mengakhiri dukungan untuk Internet Explorer 11 dan browser web Microsoft Edge asli (non-Chrominium).

Siapa pun yang masih menggunakan salah satu aplikasi lama ini akan diblokir dari mengakses versi online Word, Powerpoint, Outlook, dan aplikasi Microsoft lainnya yang disertakan dalam langganan mereka.

Keputusan tersebut diambil untuk menarik dukungan dari aplikasi ini, yang keduanya masih digunakan oleh jutaan pengguna di seluruh dunia berdasarkan statistik terbaru seputar pangsa pasar browser. Proses penarikan dukungan untuk browser web lama dimulai ketika Microsoft Teams kehilangan dukungan untuk Internet Explorer 11 pada November 2020, dengan versi lama Microsoft Edge akhirnya mencapai akhir masa pakainya pada Maret 2021.

Microsoft kini menyertakan versi baru Edge, yang didasarkan pada kode dasar yang sama dengan Google Chrome, dengan pembaruan Windows 10. Ini juga akan menjadi browser default yang disertakan dengan Windows 11.

Dalam pengumuman awalnya, yang dimulai pada Agustus 2020, Microsoft mengumumkan bahwa, mulai 17 Agustus, Microsoft 365 juga akan berhenti mendukung Internet Explorer 11. Di antara pengumuman awal dan akhir dukungan berlaku hari ini, Microsoft telah memberikan waktu satu tahun kepada pengguna 365 untuk mempersiapkan perubahan besar ini.

Meskipun Internet Explorer tidak lagi menjadi browser andalan Microsoft, namun – menurut angka dari NetMarketShare. Internet Explorer masih merupakan browser keempat yang paling banyak digunakan di dunia. Internet Explorer memiliki pangsa pasar 3,28 persen, dibandingkan dengan Firefox yang berada di posisi ketiga yang memiliki pangsa 5,64 persen.

Edge adalah browser terpopuler kedua, menurut statistik NetMarketShare untuk bulan Juli, dengan pangsa pasar 11,41 persen. Sementara Chrome sejauh ini memimpin dengan 73,19 persen.

Microsoft mengatakan bahwa mulai 17 Agustus 2021, aplikasi dan layanan Microsoft 365 tidak akan lagi mendukung Internet Explorer 11 (IE11) dan pengguna mungkin mengalami penurunan pengalaman, atau tidak dapat terhubung ke, aplikasi dan layanan tersebut.

Agar tidak terpengaruh oleh pemutusan layanan yang akan datang ini, para pengguna Office 365 hanya perlu menginstal dan menggunakan versi Microsoft Edge yang didukung Chromium, yang merupakan browser andalan dari Microsoft saat ini.

Jika pengguna memilih untuk terus menyambungkan dengan Internet Explorer 11, mereka hanya akan menunda hal yang tak terhindarkan. Itu karena Internet Explorer mencapai akhir layanannya dalam waktu kurang dari satu tahun.

Dengan tidak akan lagi ada dukungan oleh Microsoft tentunya membuat pengguna rentan terhadap bug atau gangguan yang ditemukan dalam perangkat lunak. Akhir dukungan untuk Internet Explorer 11 dimulai dari 15 Juni 2022.(hh)

%d bloggers like this: