Sekarang Linux Bisa di Jalankan Pada Windows 10

Logo Telkom Indonesia Logo Telkomsel Indosat Ooredo Ads

Beberapa hari yang lalu, Microsoft telah meluncurkan Windows 10 Insider Build 16215. Dengan adanya pembaharuan tersebut, pengguna Windows dapat menjalankan Windows Subsystem untuk Linux tanpa perlu mengaktifkan Mode Developer.

Seperti dilansir dari Fossbytes, pengguna hanya perlu mengaktifkan fitur-fitur dari Windows melalui Start Menu dan kemudian aktifkan pada pilihan “Windows Subsystem for Linux” untuk menjalankan Windows Subsystem untuk Linux.

Windows Subsystem untuk Linux saat ini hanya tersedia pada edisi Windows 10 64-bit. Subsystem ini tadinya berasal dari Project Astoria, sebuah proyek yang belum diluncurkan, dimana pada proyek tersebut, beberapa aplikasi Android bisa berjalan di Windows 10 Mobile dan untuk pertama kali dihadirkan pada pratinjau Windows 10 Insider build 14316.

Tahun lalu, pada acara Build 2016, Microsoft telah membuat sebuah pengumuman yang mengejutkan. Pada saat itu, Microsoft mengumumkan bahwa para pengembang dapat memasang Bash Shell pada Windows 10.

Hal tersebut dimungkinkan dengan adanya bantuan dari Windows Subsystem for Linux. Dimana ia memiliki kompatibilitas layer untuk menjalankan Linux binary Executable dalam format ELF secara native pada Windows.

Baru pada bulan ini, melalui sebuah pratinjau dari build untuk Windows yang diluncurkan melalui Windows Insider. Microsoft menyertakan perubahan-perubahan menarik tersebut.

Dengan adanya build terbaru, menjalankan Linux pada Windows 10 menjadi lebih mudah. Sebelumnya, pengguna perlu mengaktifkan mode developer pada komputer Windows untuk bisa menjalankan Windows subsystem untuk Linux. Sekarang, pengguna bisa menjalankan langsung, tanpa perlu mengaktifkan mode developer.

Di dalam blognya Microsoft menjelaskan alasan dibalik langkah yang mereka ambil tersebut.

“Adanya pembatasan sebelumnya adalah untuk mengamankan fitur tersebut dari para pengguna yang tidak memahami secara teknis mengaktikannya secara tidak sengaja. Setelah dua tahun, disusul peluncuran dua pembaharuan secara besar-besaran dan sejumlah pembaharuan lainnya. Sekarang kami yakin bahwa akan keamanan WSL, untuk itu kami ingin para pengguna mendapatkan manfaat dari fitur yang sangat berharga ini,” tulisnya.

Terkait dengan adanya pengembangan tersebut, pada konfrensi pengembang Build 2017, Microsoft mengumumkan akan adanya penambahan distro-distro Linux pada Windows Store guna mempermudah prosesnya. Selain itu, diumumkan juga akan adanya dukungan untuk openSUSE dan Fedora di Windows Subsystem for Linux.(hh)