National Health Service (NHS) Telah Luncurkan Aplikasi Ponsel Pintar Covid-19

logo huawei

National Health Service (NHS) Telah Luncurkan Aplikasi Ponsel Pintar Covid-19. Mereka mengeluarkan panduan tersebut setelah melakukan tinjauan teknis atas perangkat lunak tersebut. Selanjutnya petugas dan staf polisi lainnya juga akan diinformasikan mengenai hal tersebut.

NPCC sebelumnya menyarankan petugas untuk tidak mengunduh aplikasi di perangkat apa pun, sebelum dilakukan peninjauan atas dampaknya, termasuk tidak memasangnya di perangkat kerja yang biasanya fungsi Bluetooth pada perangkat sudah dinonaktifkan, dimana proses pelacakan kontak otomatis bergantung pada sinyal Bluetooth.

Dilansir dari website BBC News, beberapa personel yang terlibat dalam operasi rahasia dan khusus juga akan diberitahu agar mempertimbangkan untuk tidak memasang aplikasi di perangkat apa pun sampai dikeluarkannya panduan lebih lanjut.

“Penting bagi kami untuk memiliki keyakinan bahwa aplikasi NHS akan berfungsi untuk petugas dan staf secara konsisten di seluruh negeri,” katanya.

“Dan untuk alasan inilah kami merekomendasikan agar petugas dan staf mengunduh aplikasi ke perangkat pribadi mereka, bukan ke perangkat kerja mereka.”

NHS Covid-19 dirilis ke publik yang lebih luas pada hari Kamis, setelah beberapa perubahan pada versi pengujian sebelumnya. Hal ini menyusul telah dirilisnya perangkat lunak serupa di Skotlandia dan Irlandia Utara.

NPCC telah diminta untuk mengubah kebijakannya oleh Federasi Polisi Inggris dan Wales (PFEW), yang mewakili sekitar 120.000 petugas. Mereka menghargai keinginan NPCC untuk berhati-hati, katanya, tetapi kesejahteraan anggotanya sangat penting.

“Kami melihat aplikasi ini sebagai bagian penting dari kampanye publik untuk membendung virus bersama dengan alat pelindung diri (APD), menjaga jarak dan kebersihan tangan,” kata John Apter, selaku ketua federasi.

“Ini tentu keputusan pribadi jika petugas sekarang ingin mengunduh aplikasi. Namun, kami akan mendorong akan hal itu.”

NHS Covid-19 mencatat saat ponsel dua orang saling berdekatan. Jika satu orang kemudian dipastikan mengidap virus corona, yang lain secara otomatis diberitahu untuk mengisolasi diri selama dua minggu.

Aplikasi ini dirancang untuk merahasiakan identitas kedua belah pihak.

Fungsi lainnya termasuk sarana bagi pengguna untuk mencatat kunjungan ke restoran dan tempat rekreasi lainnya, melalui pemindaian barcode QR, dan kemudian menerima pemberitahuan jika lokasi tersebut nantinya terkait dengan adanya virus.(kl)